Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

2 November 2014

Me, Navy Blue, and Jurnalis Idola




Nggak ngerti sejak kapan, aku mulai suka bahkan tergila-gila dengan warna biru navy. Rasanya adem dan cocok saja sama warna kulit. Lebih percaya diri kalau pakai baju atau sepatu atau apapun yang berwarna biru navy atau biru dongker ini. Nggak nyangka, hampir semua baju, sepatu, dan beberapa stuff lainnya di rumah warnanya biru navy hehehe.

Warna favorit kalian apa? ;)


Cheers,
Rara.

-----------------------------------------
Photo taken by @rramadhani
Location at Kebun Binatang Ragunan Jakarta
Outfit by own collection

4 Juni 2013

Saat Jenuh Kuliah, Mari Jalan-Jalan

Ada kalanya saat perkuliahan berjalan terus menerus, kejenuhan itu datang menghampiri. Ya seperti sekarang. Saya sedang masa UAS, tapi kejenuhan itu justru datang. Rasanya agak kurang tepat. Sebab sangat bahaya sekali jika rasa tak semangat belajar hadir justru saat minggu-minggu tegang untuk mencari nilai demi tanda kelulusan. Fiuh.

Akhirnya, sebagai mahasiswa yang tidak mau menyia-nyiakan jatah membolos, pergilah saya bersama.. ehem, pacar, ke daerah Puncak. Gak tanggung-tanggung ye kabur kuliahnye.. hahaha #ketawasetan

Perjalanan yang mendadak itupun berhasil sampai tujuan. Kami bisa menikmati indahnya hidup dengan cara melupakan sejenak tugas-tugas dan kepentingan lainnya yang ada di Jakarta. Kami menghirup udara pegunungan sepuas-puasnya seakan-akan takut gak bisa merasakan kesejukan udara di sana.

Kunjungan kami kali ini ke Curug Cilember, Puncak, Jawa Barat. Curug Cilember merupakan tempat wisata air terjun dengan keindahan alam yang gak akan pernah bisa kita temukan di Jakarta. Untuk menikmati percikan air terjun saja, kita harus mendaki bukit demi bukit, medan demi medan seperti naik gunung! Untung saja hari itu saya sedang gak pakai high heels atau wedges atau sepatu berhak tinggi. Tapi justru sepatu butut hadiah ulang tahun 2 tahun lalu. Saya gak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau saya pakai sepatu cantik itu, wkwk-

Ah, sialnya hari itu kami gak ada persiapan sama sekali untuk bawa baju ganti. Kalau saja tahu akan berkunjung ke tempat penuh dengan air seperti ini, kami pasti bawa baju ganti. Hahaha.

Syukur-syukur, udara di sana jauh dari polusi. Airnya pun jernih, dingin, sejuk, menyegarkan *oke, lebay*. Tapi yang sangat disayangkan, di mana-mana masih saja ada sampah. Bahkan di daerah tertinggi pun saya masih menemukan botol air minum ataupun plastik makanan ringan. Yang paling menakjubkan lagi, ternyata ada tukang sampahnya loh di tempat itu. Ini bukan tukang sampah biasa, tetapi tukang sampah yang membersihkan tempat seperti gunung. Gilak gak tuh, ckck. Dia harus turun naik gunung demi membuat "gunung"nya bersih, Men.

Oke, guys, inilah sedikit cerita yang bisa saya bagikan. Dan, beberapa potret foto yang bisa saya tampilkan hasil kenang-kenangan berkunjung ke Curug Cilember. Kapan-kapan, saya akan ceritakan perjalanan saya ke Jogja. Oke? hihihi.

nah, cantik bgt kan kostumnya mau naik gunung? tsk-

Lihat deh medannya, itu nanjaknya ampun-ampunan -,-

Paling atas nih, auuuusss~

Yes, sampai juga akhirnyaaaaa :D
Kebahagiaan pacar saya :")

Abadikan dulu deh kemesraan ini~ Janganlah cepat berlalu~
Celup-celup kaki dulu deh :p

Makan siang :D

Foto favorit :)

I will miss you, Curug :")

Sepatu butut saya :p

ini loh snack yg menemani perjalanan kami 
Sampai Jumpa Lagi!
Semoga kita bisa bertemu di cerita selanjutnya yah teman-teman :D Terima kasih sudah mampir dan berbagi pengalaman :D

31 Maret 2013

Blue, Twilight, and Cluody

kapan yah terakhir kali ngepost? lupa. aniway hari ini gue mau nulis tentang perjalanan gue bareng wisky beberapa waktu lalu, hingga akhirnya kami menemukan sebuah harta karun. hehe

suatu sore, sepulang kelas Religi Jawa, wisky yang tadinya mau kumpul rapat eh gak jadi. sungguh senangnya hatiku karena sepanjang kelas Religi Jawa, harapan gue bisa jalan-jalan sore bareng doi sepulang kuliah. finally, berhasil berhasil, horay!

seperti biasa, gak pernah ada tujuan mau ke mana saat memutuskan untuk pergi dari kampus secepatnya. kami tinggalkan semua beban-beban kuliah di kampus tercinta, lalu meluncur menyusuri kota Depok yang....gersang. sedih deh, makin ke sini Depok makin gak punya pohon. kalau sing nih, deuuuuh, kulit wajah rasanya kayak kebakar. panas banget! beda banget deh jalanan yg ada di lingkungan kampus UI dengan yang di luar. di UI kan banyak pohon tuh, kalo di luar UI mah boro-boro pohon. gedung doang isinya. ck

kebetulan banget hari itu lagi agak-agak mendung. jadi gak begitu panas. motor wisky meluncur hingga akhirnya memasuki kawasan Citayem. iseng-iseng (seperti biasa), kami telusuri jalan-jalan yang belum pernah kami lewati sebelumnya. eh sampe-sampe di belakang stasiun Citayem.

keluar dari daerah situ, niatnya mau ke Situ Citayem. apa daya malah gak nemu. eh ketemu-ketemu justru sebuah tanah lapang yang BEGITU LUAS. gue menyebutnya padang ilalang Citayem. luasnya berhektar-hektar kayaknya. ada perkebunan melon dan semangka juga di situ. tapi sayangnya, tanah di sana bikin mata kelilipan terus. soalnya banyak motor yang lalu lalang dengan kecepatan tinggi, bikin ngebul! wusss~

well, inilah sedikit cuplikan kenang-kenangan yang kami dapat di sana. narsis dikit ah... :p

Salah Satu Sudut Padang Ilalang Citayem
Backgroundnya perkebunan semangka loh :O
Gak di mana-mana, pasti ada sampah -,-
Muka bete karena kecapekan :(
Antara Mendung dan Senja
Uniknya, di sana gue menemuka gapura.
tapi lebih tepatnya bangunan yg gajadi dibangun.
Foto dulu ah berdua sebelum bergegas pulang :D
Senang rasanya bisa foto-foto di sana. foto di padang ilalang ini merupakan foto keempat kalinya yang pernah gue lakukan dalam situasi dan lokasi yang berbeda. udah sejak SMA gue suka foto-foto dengan background padang ilalang. meskipun hanya kamera handphone...
ya boleh lah yah kalau ada yang pengen foto-foto di padang ilalang dan butuh model, gue siap :D
hahaha!

Sampai jumpa di cerita berikutnya yah :)



Clothes by Kinne Clothes
Hijab, jeans, shoes by owner collection
Fotografer by Lovely Rizky Ramadhani
Location at Padang Ilalang kecamatan Bojong gede,
dekat Stasiun Citayem

14 Februari 2013

Obat Rindu

"Menulis itu bius penyeka rindu, meski hanya sekejap tak kontinyu.

Setidaknya aku butuh obat saat rindu, sebab merindumu mematikanku."

-@wawawisky








Location : Kebun Raya Bogor
Cloth & Hijab : Own Collection
Fotografer by Rizky Ramadhani and Mr. BB

19 Oktober 2011

Katalog Naskah, PNRI :D

wholaaaa :D
masih dengan kebiasaan aneh gue yg nggak terkendali ini kalo udah 'ngebet' luar biasa, NULIS coy.
berhubung gue lagi males nulis di buku diary, gue nulis di blog aja dah. sayang-sayang kalo udah dibuat, di-setting sebagus mungkin tapi nggak gue update, jiahahaha

cerita gue kali ini adalah kunjungan ke PNRI alias Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. ini kunjungan pertama gue loh *kampungan abis baru tau PerNas di mana* gue, siang itu, bisa sampe di sana juga karena tuntutan 'daftar hadir' perkuliahan mata kuliah Pengantar Filologi yg kali ini lagi bagian Pengantar Kodikologi. hari itu hari Senin, tepatnya tanggal 17 Oktober 2011, untuk pertama kalinya gue masuk ke PerNas, naik lift ke lantai 5, dan memulai perkuliahan.



gue masih semester 3 di jurusan studi Jawa UI. sekarang-sekarang ini lagi diperkenalkan dengan naskah dalam wujud yg sebenernya. selama ini gue cuma denger naskah itu seperti apa dan isinya apa, tulisannya bagaimana. tapi di semester ini, gue mau nggak mau harus tau naskah secara TEKS (Filologi) dan FISIK (Kodikologi).

hari senin waktu itu, dosen gue yg udah guru besar itu ngasih gue sama temen-temen gue tugas untuk 'buka' yg namanya katalog naskah. jadi katalog naskah itu semacam buku yg berisi daftar nama-nama naskah yg ada. karena gue belajar dari 'kepala kosong' atau 'nol', akhirnya gue buka dari indeks yg ada di belakang katalog naskah. di situ, gue cari judul naskah yg menarik buat gue dan minimal gue harus dapet 2 katalog naskah dalam satu judul.




suasana siang itu cukup *zink sendiri. secara ya, kita baru mulai nyari dan baca katalog naskah jam setengah 3 sore. sementara jam setengah 4 udah harus get out dari PerNas. gilaaaa, kalang kabut semuanya berebutan katalog naskah buat nyari judul naskah yg mereka juga belum tau mau nyari apa wkwkwk


itulah yg gue rasain. meskipun tadinya gue sama temen gue, Asti, udah janjian mau nyari judul naskah bareng, ujung-ujungnya berpencar juga hahaha
begitu juga dengan pacar gue, wisky. tadinya kita juga sepakat mau ngerjain tugas ini bareng-bareng, ujung-ujungnya sibuk masing-masing hahaha



susah dah emang kalo udah tugas mandiri. mau nggak mau harus sibuk sendiri dan dapet hasilnya sendiri. kalau ngandelin orang lain dan nunggu hasilnya dari orang lain, pastinya tugas kita nggak akan selesai. malah mungkin, kita nggak mendapatkan apa-apa.
tapi, yaaa lumayan lah gue dapet juga dua judul naskah dan masing-masing juga terdapat dalam dua indeks yg berbeda.





alhamdulillah sih pulang membawa hasil meskipun pengeluaran untuk ongkos tidak terkira bakal 'mengalir' sebanyak itu hahaha. tapi nggak apa-apa lah. demi masa depan... yg penting bisa tau di mana PerNas, dan dapat ilmu bagaimana caranya membaca katalog dg kondisi 'kepala kosong' alias 'nol' :D
OH IYA! gue juga dapet oleh-oleh loh dari sana, bisa terdaftar jadi anggota dan punya ID CARD-nya deh hahahahaha *lumayan buat menuh-menuhin dompet :p

kapan-kapan pacaran di PerNas aaaahhh~ *ups! hehehe