31 Juli 2013

Tips Agar Tidak Tertipu dan Ditipu di Online Shop

Hai, para pencinta online shop :)
Happy firts August! Wish your dream will be come true <3

Masih pagi loh saya posting di blog. Iseng-iseng soalnya nggak bisa tidur lagi habis saur dan sholat subuh tadi. Sharing tentang belanja online yuk? Sepertinya, semua orang juga sudah kenal ya apa itu belanja online. Kalau saya perhatikan, akhir-akhir ini Online Shop itu sedang gila-gilaan loh di dunia perbelanjaan. Kenapa? Karena praktis dan nggak bikin capek. Itu alasan simpelnya. Tapiiiii... Jangan salah loh. Nggak selamanya tuh kalau belanja online itu enak dan mudah. Banyak juga loh ternyata kasus penipuan yg terjadi saat kita belanja online dan hal itu bisa merugikan kita sebagai pembeli atau penjual. Kalau sudah urusan duit, memang sensitif yah :p

Saya pribadi juga punya pengalaman di dunia olshop sebagai pembeli sekaligus penjual. Suka dukanya memang banyak. Sebagai penjual, saya sering sekali ditipu oleh banyak customer yang 'katanya' mau order di saya. Tapi, setelah ditunggu-tunggu hingga masa transfer total biaya lewat dari waktu yg disepakati, orang itu nggak muncul-muncul lagi. Kalau bahasa trendnya itu 'hit and run'. Pernah juga dulu waktu awal-awal bantu pacar jualan kaos via online. Senang rasanya baru mulai jualan sudah ada yg order. Customernya juga temen sendiri waktu SMA. Waktu itu sistem jualan kami memang belum jelas, namanya juga masih belajar. Jadi siapa ada yg pesan, kami catat, baru keesokannya kami cek ketersediaan barang di toko, dan langsung beli langsung dengan modal uang kami pribadi. Semacam ditalangi dulu, nanti kalau dia sudah bayar ya uang kita kembali. Tapi sialnya, sudah order banyak, pas diajak ketemuan bahkan sampai ditawari untuk diantar ke rumahnya, teman saya itu nggak juga balas menghubungi. Hiks, sedih ya. Bahkan temen sendiri tega loooh -,-

Untuk menghindari adanya hal-hal merugikan seperti contoh di atas, yuk kita lebih berhati-hati lagi, Dear :) Sebagai pembeli maupun penjual. Setidaknya, ini cara yg saya lakukan selama berkecimpung di dunia olshop. Siapa tau mempermudah jalanmu dan membuka wawasanmu tentang tata cara belanja online. Yuk, mariiii~

Kamu sebagai Penjual

  • Berikan deskripsi yg jelas apa yg kamu jual dan tawarkan. Misalnya, apa yang kamu jual, berapa harganya, adakah syarat dan ketentuan yg berlaku untuk beberapa produk, apakah produkmu termasuk barang handmade atau bukan, dan ketersediaan produkmu. Jangan lupa cantumkan nomor telepon atau kontak yg bisa dihubungi saat pembeli ingin order.
  • Tanggapi pertanyaan costumer dengan baik. Yg satu ini memang susah-susah gampanng, Dear. Sebab tipikal setiap costumer itu beda-beda. Ada yg bawel, ada yg nggak banyak maunya. Saya sarankan, sering-seringlah menggunakan emoticon senyum dalam interaksimu dengan costumer di media apapun. Hal ini memantu banyak loh, karena secara tidak langsung, kita akan dianggap sebagai penjual yg ramah dan baik hati. Costumer manapun akan lebih suka dengan penjual yg ramah, murah senyum, nggak jutek, dan cepat tanggap.
  • Peraturan dalam pembayaran harus jelas. Jangan pernah sekali-sekali meng-keep barang jika pembeli belum mentransfer/membayar DP total biaya yang harus dibayar. Jangan pernah ya, Dear... nanti kamu yg rugi kalau tau-tau pembelimu 'menghilang entah ke mana'. Ada baiknya, barang yang diorder baru bisa 'dibungkus' jika pembeli sudah transfer total biaya. Nah, jika dia bilang sudah mentransfer, jangan langsung percaya. Kalau bisa, mintalah bukti pembayarannya seperti struk transfer ATM atau slip setoran (jika transfer via teller). Manfaatkan juga media M-banking untuk mempermudahkanmu mengecek transferan yg masuk yah :)
  • Sesekali berikan diskon. Costumer amat sangat suka dengan DISKON, Dear. Saya rasa semua orang suka dengan potongan harga, hehe. Sesekali berikan potongan harga jika sudah menghitung total biaya yang harus dibayar. Misalnya, total belanja plus ongkir Rp. 154.000. Nah, katakan pada pembeli bahwa ia cukup menstrasfer Rp. 150.000 saja. Lihat apa yg akan terjadi? Potongan Rp. 4000 saja bisa membuatnya bahagia sekali dan akan mengatakan bahwa kamu adalah penjual yg baiiiiiik sekali. Hahaha. Ternyata, potongan harga sekecil apapun dapat memberikan efek psikologis yg baik, Dear :D
  • Usai mengirim barang orderan via paket, jangan lupa kirimkan nomor resi kepada pembeli. Agar ia percaya bahwa kamu telah mengirimkan pesanannya dengan baik dan ia bisa mengecek barangnya sudah sampai di mana, apakah masih jauh dari rumahnya atau sudah dekat. Setidaknya, itu akan mengurangi pekerjaanmu untuk mengecek-cek orderan yg sudah dikirim.
  • Jangan lupa ucapkan terima kasih kepada pembeli, sekalipun kamu sebagai penjual. Hal ini akan membuat pembeli merasa derajatnya dinaikkan olehmu karena telah mampir dan belanja di toko onlinemu ;)
Kamu sebagai Pembeli

  • Jangan mudah tergiur dengan harga murah yg ditawarkan oleh beberapa toko online. Belanja online memang susah-susah gampang, Dear. Kelebihannya, kamu bisa membeli apa saja tanpa harus membuang banyak tenaga dan biaya. Tapi kekurangannya, kamu tidak bisa menyentuh ataupun mengetahui kualitas barang yg akan kamu beli. Harga murah belum tentu kualitas baik. Tetapi harga mahal juga belum tentu barang 100% good looking. Terkadang, foto dengan barang yg sebenarnya tidak 100% sama persis. Jangan juga tertipu dengan efek yg ditampilkan di foto barang. Bisa saja itu editan. Nah, ada baiknya coba kamu bertanya sebelum membeli hingga kamu merasa yakin bahwa barang yg akan kamu order memang good quality.
  • Bukan hanya pembeli yg nakal, terkadang banyak juga penjual yg nakal. Dear, kamu harus cari tau apakah olshop yg kamu incar ini 'trusted' atau tidak. Sudah banyak kasusnya mengenao barang pesanan yg tidak juga sampai ke rumah pembeli setelah total biaya berhasil ditransfer. Ini namanya penipuan :( Untuk mengantisipasi hal ini, coba cek dengan cermat seperti keterangan yg ada di olshop tsb, mungkin alamatnya jelas atau tidak, nomor telepon dan kontak yg bisa dihubungi, foto-foto yg ditampilkan, dan lain-lain. Biasanya, olshop yg 'serius' itu mencantumkan kata 'TRUSTED' di keterangan olshopnya (tapi tetap harus waspada), juga ada yg mengupload foto-foto hasil chat penjual dengan pembelinya (seperti melakukan transaksi maupun chat dari si pembeli yang mengatakan bahwa barang yg diorder sudah sampai, kualitas baik, dll). Jika sudah yakin dan masih penasaran, segera hubungi olshopnya yah :D
  • Sebagai pembeli, kamu juga harus cerdas ya, Dear. Jangan lupa mengingatkan si penjual untuk meminta identitasmu agar barang yg kamu order sampai di rumahmu dengan selamat. Biasanya banyak juga penjual yg saking banyaknya kebanjiran orderan, sampai lupa menanyakan identitas pembelinya. Jangan lupa untuk mengingatkannya agar mengirim nomor resi jika paketmu sudah dikirim agar kamu lebih tenang. Dan jangan sekali-sekali kamu CANCEL jika sudah fix order. Sekalipun hanya online shop dan kamu tidak bertatap muka dengan penjual, tetap budayakan etika yg baik dalam menjalin hubungan antara penjual dan pembeli. Belanja apapun, di manapun, tetap ada batasan-batasan dan hukum-hukum yg berlaku, Dear :) Supaya sama-sama nyaman hehe
  • Segeralah transfer total biaya yang sudah disepakati dan kirim bukti transfernya tanpa harus ditanya dulu sama penjualnya. Jika kamu ingin orderan cepat sampai, ya jangan memperlambat kerja si penjual untuk mengurus orderanmu. Intinya, jangan mau enak sendiri ya, Dear :)
  • Dan terakhir, jangan lupa emoticon senyum dan ucapkan terima kasih :)
Semoga tips ini membantu ya, Dear. Terutama untuk kamu-kamu yg baru mulai belanja online. Jika ragu, coba sharing dengan teman atau saudaramu yg sudah terbiasa belanja online. Atau meminta bantuan kepada mereka untuk belanja atas nama mereka jika kamu masih ragu dan membutuhkan bantuan.

Intinya tetap waspada dan hati-hati ya, Dear. Jangan cepat terpancing dengan diskon atau harga murah, hehehe. Happy shopping ya, Dear :D

30 Juli 2013

Saya Orang Beruntung

mungkin, saya adalah orang yang beruntung di dunia ini. saya dilahirkan sebagai seorang wanita. saya punya kedua orangtua yang sangat menyayangi dan mengasihi saya. saya disekolahkan oleh mereka hingga kini duduk di bangku kuliah semester 7. sejak kecil saya dididik dengan baik. seperti bagaimana caranya menjalani hidup dengan tingkah laku yang baik, memahami betul apa itu sopan santun, menggunakan tangan kanan untuk menerima, tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada orang lain, selalu ramah dengan orang lain, berani memulai pembicaraan dengan orang yang belum dikenal, menanamkan adanya rasa kepercayaan diri, memegang prinsip kejujuran, dan masih banyak lagi. waktu kecil, mungkin saya belum mengerti. tapi seiring berjalannya waktu, saya baru menyadari bahwa semua didikan tersebut telah terekam dalam memori saya dan saya mengaplikasikannya selama saya hidup hingga kini. betapa berhasilnya mereka menjadi orang tua :)

saya juga beruntung dilahirkan menjadi seorang kakak perempuan, karena saya memiliki seorang adik laki-laki yang tubuhnya kini lebih besar dan lebih tinggi dari saya. hobinya main musik. gitar adalah jiwanya. saya nggak menyangka bahwa suatu hari akan memiliki adik yang jago dan akrab dengan alat musik. saya pasti akan menjadi kakak perempuan paling beruntung jika suatu hari adik saya menjadi gitaris terkenal, hehehe.

dalam hal percintaan, saya juga orang yang beruntung karena di umur kepala dua ini sudah punya pacar. bahkan takdir saya untuk punya pacar pun waktu itu di saat kondisi saya sedang tidak mengharapkan punya pacar, alias lagi ngarepin cowok lain yang samaaaaaaa sekali nggak nanggepin saya, hiks. ternyata di balik keterpurukan, Allah mencoba mengirimkan secuil kebahagiaan untuk saya lewat seorang cowok yang kini jadi pacar saya. awalnya, saya nggak yakin saya bisa menggantikan posisi cowok yg saya suka ini dengan pacar saya ini. karena melupakan tidak semudah membalikkan tangan. tapi Allah memang maha adil... Allah memberikan semua apa yg dulu saya harapkan dari cowok yg saya suka, tapi melalui pacar saya. kebaikannya, ketulusannya, membuat saya merasa beruntung memiliki kekasih sebaik dan se-apa-ada-nya dia. saya merasa beruntung bersamanya karena saya bisa mencintai dan memberi tanpa mengharapkan balasan. saya menjalani hubungan tanpa syarat dan hal-hal muluk. saya beruntung memiliki pacar yang mampu membuat saya tersenyum tanpa harus saya minta.. yang mampu diajak bicara dari hati ke hati, tau kapan harus bercanda dan serius, mengerti dan memahami kapan saya lagi badmood, dan alhamdulillah, semua itu berjalan hampir 2,5 tahun lamanya :) tanggal 1 Agustus nanti, hubungan kami berusia 2 tahun 7 bulan :)

saya mencintai pacar saya, melalui kelebihan dan kekurangannya, tanpa syarat.

bagaimana dengan karir dan cita-cita?

saya beruntung karena memiliki tangan yang kreatif. saya bisa menulis apa saja yg saya suka dan inginkan: novel, cerpen, puisi, sajak, status di jejaring sosial, hahaha. saya bisa berkreasi dengan tangan saya ini untuk membuat apa saja yang unyu-unyu: membuat scrapbook, membuat kartu ucapan handmade, mengumpulkan origami burung dan bintang, membuat kreasi dengan kain flanel, membungkus kado, averything :D dan yang sudah menghasilkan uang adalah saya punya toko online kerajinan tangan dari flanel, namanya wawawisky flanel :) produk yang paling diminati adalah mawar flanel :3 selain itu, saya juga beruntung memiliki tangan yang rajin menabung dan bisa memunculkan 'chemistry' dengan novel-novel romance yang good reads di toko buku.

saya beruntung menjadi orang yang unik, hahaha. seperti memiliki hobi merayakan ulang tahun: untuk diri sendiri maupun teman-teman dan orang terdekat.

kalau kamu, bagaimana? kamu juga pasti adalah salah satu orang yang beruntung yang sudah dilahirkan di dunia ini. kamu nggak percaya? coba diingat-ingat lagi dan cari tau hal-hal yang ada pada dirimu. percayalah, setiap orang pasti memiliki sisi keberuntungannya masing-masing. entah lewat kekurangan maupun kelebihannya. dan seperti pendapat teman saya, ia telah banyak melihat kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh teman-temannya. hal itu yang memotivasinya untuk menggali dan mencari tau apa kelebihan pada dirinya sendiri karena dia percaya suatu hari dirinya akan 'naik level' (cc: @Patrysz). gadis itu teman menulis saya, lho. semoga dalam waktu dekat, novel kami bisa terbit di pasaran :)



21 Juli 2013

Pastel Outfit Of The Day


Ini adalah pertama kalinya saya foto di Bengkel Bikun UI, salah satu tempat yg paling digemari para pencinta fotografi. Tempatnya memang eksotis. Lebih tepatnya... ada aura yg berbeda jika foto-foto di sini.


Selain Bikun tua yg terdapat di sini, ada pula 3 buah mobil tua yg entahlah sejak kapan sudah ada di situ. Mobil-mobil tua dan rongsok ini lah yg sering kali menjadi objek favorit para fotografer.


Hari itu saya dipotret oleh fotografer pribadi saya alias pacar saya sendiri di tengah cuaca yang sangat cerah, sekitar pukul 11 siang dan matahari tidak begitu menyengat menyinari bumi. meskipun akhirnya membuat pencahayaan untuk foto agak kurang bagus.


This my wedges on the day :D




Usai foto-foto, kita beralih ke Science Park, taman favorit di UI dengan pemandangan Perputakaan UI yg amat megah. Sambil beristirahat, sambil masih mengabadikan hari itu dengan kembali berfoto-foto :D


And, ini adalah peralatan perang saya yg sering saya bawa. Semuanya membuat make up saya terlihat lebih natural.


Peach long shirt by Lios Shop
Jeans and Mint Scraf by owner collection
Make up by Wardah & Sariayu Marthatilaar
Wedges by ST. Moritz

Location at Universitas Indonesia, Depok
Fotografer by Rizky Ramadhani

2 Juli 2013

Tigapuluh Bulanan

Saat gue nulis ini, sudah masuk tanggal 3 Juli. Hebatnya gue nulis ini di tablet, bukan di leptop. Haha niat banget.

Gak terasa udah 30 kali melewati tanggal 1 sejak Januari 2011. Gak nyangka aja bisa sejauh ini dan selama ini. Seawet ini main bareng sama cowok kece bernama Rizky Ramadhani. Sampe speechles waktu ucapin lewat SMS. Gak kebayang udah 2,5 tahun jadi kekasihnya dan mengasihinya.

Selama 30 bulan kita sama-sama: berangkat kuliah bareng, pulangnya juga bareng, kuliah bareng, ujian bareng, jalan-jalan bareng, makan di kantin bareng, liburan bareng, dan masih banyak lagi kegiatan dan aktivitas yg kami lakukan bareng. Dan... bisa dibayangkan kan sudah berapa banyak kenangam yg terukir secara sengaja maupun nggak selama 2,5 tahun ini. Wow.

Harapan gue setiap tanggal 1 tiba itu selalu sama dan belum berubah secara drastis. Gue selalu berharap semoga jalam gue sama dia akan terus dan masih panjang, semoga akan selalu ada tanggal 1 - tanggal 1 berikutnya. Dan gue selalu berharap semoga setiap gue bangun tidur, gue masih bisa baca SMS atau kirim SMS ucaoan selamat pagi seperti ritual selama ini. Itu saja cukup... bahagia itu sederhana kan? :)

Hingga sejauh ini, sedikit pun nggak pernah terlintas pikiran atau kata-kata untuk putus. Oh please.. semoga jauh dari kata-kata keramat itu.
Aku sayang kamu, Rizky :")

25 Juni 2013

H-10 Jam

dan tiba juga hari selasa tanggal 25 juni 2013, hari di mana gue akan menjalani sebuah tantangan: pergi ke surabaya hanya berdua bareng ade gue, dan ini pertama kali buat gue.

tantangan men.
tantangannya udah banyak banget. gue pikir bokap bakal bisa nganter sampai depan kereta dan bantu untuk cari tempat duduk. sialnya, peraturan gambir udah berubah. jadi, mau gamau gue harus berjuang sendiri untuk cari kereta gue ada di mana, peron berapa, dan kursi gue ada di mana.

tantangan kedua adalah gue belum tau sama sekali daerah surabaya kalo pergi hanya berdua begini. terakhir kali ke sana yaaa sekitar 8 tahun lalu lah. nah, gue belum tau deh besok pagi apa yang akan terjadi. semoga nggak nyasar dan lancar-lancar saja semua perjalanan.

yg gue rasain sekarang itu... antara seneng dan deg-deg-an, antara gak nyangka dan kuatir, wah campur aduk lah pokoknya. yaaa pokoknya kalau gue ikutin saran dari bokap, insya Allah akan sampai di tujuan dengan selamat hehehe.

tunggu cerita gue selanjutnya ya! akan ada cerita seru apa lagi setelah postingan ini. bye!

24 Juni 2013

Obrolan Semalam

saya : yang, kalau besok aku meninggal, apa yang akan kamu sampaikan sama aku hari ini?
dia  : aku gak bisa berkata-kata selain maaf.
saya : aku maafin kok :)

hbd for you.

yak, selamat ulang tahun atau happy birthday.
panjang umur, sehat selalu, dan semoga kebahagiaan selalu berlimpah kepadamu.
tetaplah menjadi manusia yg rendah hati dan bijaksana,
yg kelak dapat menjadi pemimpin dan contoh yg baik bagi ketiga adikmu.

maaf,
aku hanya bisa ngucapin lewat sini.
meskipun kamu nggak baca, yg penting gue udah ngucapin.
dan gue rasa, ada yg lebih berhak untuk menspesialkan hari ini untukmu seperti aku dulu.

dan,
semoga langgeng sama pacarmu.

16 Juni 2013

Kirim Naskah ke Gradien

udah jam setengah 12 malam, ditambah pundak udah sakit banget karena seharian ini kerjanya OL dan makan, tapi belum juga beranjak istirahat dan tidur.

baru saja gue kirim naskah (lagi, untuk ke sekian kalinya) ke pernerbit gradien. ya Allah, aku berharap sekali semoga kali ini bisa tembus akuisisi. semoga ceritanya bisa diterima. semoga gak ditolak lagi.

terakhir kali kirim ke penerbit anak bawahan dari Bentang Pustaka yg inisialnya "N". tapi kecewa aja. kecewa bukan karena ditolak. kalau ditolak secara jelas sih, ya kecewa itu udah biasa. setidaknya ada kejelasan. tapi nggak sama sekali... email saja nggak ada tanggapan. padahal sudah twitteran sama adminnya, dijanjikan kalo email gue akan dibalasa/dikonfirmasi karena sudah mengirim naskah. tapi udah sebulan lebih meeeen. gak ada email balasan yg dikirim otomatis oleh email "N" yg katanya kalo ada email naskah masuk, pasti dikirimin email konfirmasi. tapi naskah gue nggak SAMA SEKALI.
akhirnya gue kesal. capek loh nunggu yg gak pasti. gue cabut naskah itu secara sepihak dan adminnya gak bales apa-apa. itukah yg namanya profesional???

huft banget.

semoga penerbit yg kali ini nggak mengecewakan.
minimal... itu tuh balasan email untuk mengkonfirmasi adanya email masuk dari gue. amin ya Allah~~~~~~

semoga bisa memberikan yg terbaik buat partner nulis gue, Patrisia Devitasari :))
someday, our dreams to be a writer will be come true, Tre!! :D

15 Juni 2013

Ricky Harun Married!!!

Oh tidak. Baru aja gue buka leptop bersamaan dengan nonton TV, gue udah nonton kabar infotaiment yg membuat gue shock! ckck.

Ricky Harun nikah, Girls~~~ Oh tidak.
Lelaki impian, lelaki idola sejak gue SMA, lelaki yg gue bayangkan bisa jadi pacar atau suami gue suatu hari HAHA *mimpi amat yak gue*

ya begitulah ceman-ceman. hiks. Kiky udah merit, sama artis juga. alhamdulillahnya sih dia merit bukan sm artis cewek yg gue gak suka yg dulu pernah jadi pacarnya juga hihihi *apa urusan lo ra*
sebenernya sih, beberapa waktu lalu gue udah tau Kiky lagi deket sama siapa dan dikabarkan malah udah foto prewed. wah, udah jelas nih mau merit kayaknya nih orang. tapi waktu itu gue peduli gak peduli soalnya lagi ga mikirin dia gitu *iyalah, saya kan udah punya pacar hahaha*
eh gak nyangka, sekarang kiky merit beneran :3 dan gue baru tau kalo doi orang padang, habis resepsinya pake adat padang hehehe~~

kalo inget dulu tuh yaa, hem, gue tuh ngefans berat sama Ricky Harun. bahkan gue tuh sampe pernah ke rumahnya, dan tiap pulang sekolah itu selalu menyempatkan untuk lewat depan rumahnya hahaha. berharap banget bisa ketemu. semua gambar dan foto-fotonya kiky itu gue kumpulin dan gue buat kliping. dan dulu itu gue mengakui rasa suka itu sebagai rasa cinta. apa banget kan? dasar anak ababil ya kan? *nunjuk diri sendiri*

sekarang gue jadi ketawa sendiri kalo inget-inget jaman dulu hihihi. yah.. namanya juga ABG, ya gak? wajar sebenernya kalau ABG lagi suka-suka dan ngefans-ngefans nya sama idola. yaah.. contohnya para COMATE-nya Coboy Junior wkwk *nyebut juga dah boyband satu itu. gue gak habis pikir kenapa para fansnya bisa sampe segitu sukanya sama mereka, ckckck~*

yah, begitulah cerita gue tentang kiky pagi ini.
gue doakan semoga pernikahannya langgeng, menjadi pasangan yang sakinah, mawadah, warohmah. Amin! Semoga cepet dapet momongan yg gak kalah ganteng sama bapaknya hihihihi..

9 Juni 2013

"Saya sudah terlanjur nyaman dengan keadaan ini,
hingga lupa
bahwa kami belum menikah."





Ruang Koleksi Skripsi Perpustakaan UI

Sebenernya ini bukan postingan tentang deskripsi ruang koleksi skripsi di perpustakaan UI sih, hehe, tapi cuma mau ngepost tentang foto-foto yg sempet saya ambil waktu lagi baca-baca skripsi. Bosan dan ngantuk, jadi untuk mengusir kedua rasa itu, maka saya bernarsis ria hahaha

Sebelumnya, cerita dulu deh tentang ruang koleksi skripsi di perpustakaan UI. Ruang koleksi skripsi ini terletak di lantai 3 Perpustakaan UI. Tempatnya cukup luas. Koleksinya juga banyak, ada skripsi, thesis, dan disertasi. Dulu, pertama kali masuk ke ruang koleksi skripsi pas semester 5 setelah kuliah hampir 2 tahun lebih hahaha. Ya, itu juga karena kepepet akhirnya berkunjung ke sana. Apalagi kalau bukan gara-gara satu mata kuliah yg mengharuskan saya baca-baca skripsi sebagai data penelitian terdahulu, pfft.

Nah, yg kali ini gak beda jauh sih. Alasan mengapa saya ke ruang koleksi skripsi juga sama, karena harus mencari data penelitian terdahulu dan sekedar membaca suatu analisis mengenai puisi. Tapi apa daya, saya kurang tidur karena baru pulang jam 1 malam (habis jalan-jalan ke PRJ sama keluarga). Alhasil, ngantukkkk banget di situ. Haha sempet ketiduran. Gimana nggak? Tempatnya itu udah super nyaman deh. Dingin, ber-AC, agak pengap sih, tapi nggak terlalu juga lah, sepi hanya saya sendiri waktu itu, tenang, full pemandangan danau UI. Waaahh, tempat untuk bobok paling enak hihihi.

Tapi jangan salah, kalau malam hari, suasana di sini agak-agak bikin iseng -__-"

pemandangan danau UI

ruang baca skripsi, lantai 3, perpustakaan UI




Pink hijab and floral clothes by owner collection
Location at Ruang Skripsi Lantai 3, Perpustakaan UI
Fotografer by Mr. Samsung Phone

8 Juni 2013

My Saturday Night

Beberapa menit yang lalu, pacar saya baru saja pulang dari rumah saya. Hari Sabtu ini kami menghabiskan waktu berdua dengan duduk bersebelahan sambil sibuk mengetik masing-masing. UAS belum juga usai, maka hari libur kami terkuras hanya untuk berkutat dengan layar makalah.

Yah, meskipun begitu, sejujurnya saya menikmati masa-masa itu. Masa-masa di mana saya bisa bersama pacar saya, hari apapun itu. Dan sekalipun hari Sabtu saya hanya terlewati dengan mengerjakan tugas, fokus dengan pemikirannya masing-masing. Tapi, judulnya, kan, kami tetap berdua saat itu :") Nggak peduli berduanya itu sambil mengerjakan tugas atau sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Beberapa bulan lalu juga pernah, hari Sabtu kami lewati dengan berkunjung ke perpustakaan kampus. Awalnya memang tidak ada rencana sama sekali ingin pergi ke mana atau mau apa hari Sabtu kala itu. Tetapi, tujuan kamu bermuara di perpustakaan kampus. Kemudian kami menghabiskan waktu berdua sambil membaca buku. Duduk berdua, bersebelahan, sesekali bersentuhan tangan---bergandengan.

Kalian tahu? Saat itu saya merasakan kedamaian yg teramat damai. Saya nggak pernah menuntut nuansa atau suasana yg muluk-muluk saat bersamanya., satu-satunya pria yg masih bertahan mendampingi saya selama 2 tahun lebih ini. Duduk bersebelahan, saya asyik membaca novel romance kesukaan saya dan dia hanyut dengan buku jurnalistiknya. Hening, damai, tenang, sesekali sentuhan tangan membuat senyum kami terkulum satu sama lain.

Hari itu, saya sempat bilang padanya. "Jadi kebayang deh kalo nanti kita nikah, setiap hari Sabtu punya ritual seperti ini. Jalan-jalan berdua, baca buku, kegiatan yang positif tapi romantis, ya nggak?" saya melempar senyum kebanggan waktu itu. Dibalas dengan senyuman termanis yang paling saya suka dari pacar saya.

Ya, saya punya impian jika sudah menikah nanti. Kami harus punya ritual menikmati waktu berdua. Hari Sabtu misalnya, itu kan hari libur. Sebisa mungkin kami harus punya waktu libur untuk bersama. Meskipun hanya sekedar membaca buku di taman belakang rumah #eaaa.

Nah, hari Sabtu ini tidak kalah menarik. Meskipun sibuk masing-masing mengerjakan tugas, sesekali kami berbincang, atau sekedar mengomentari hal-hal yg ada di internet saat browsing melepas penat karena tugas.  Ditambah lagi sambil makan telur dadar buatan saya berdua, hujan pula. Udara dingin gara-gara hujan, diselingi minum teh hangat dan menyantap telur dadar buatan saya, ditemani lagu Payung Teduh. Bahagia itu sederhana, bukan?

Pelajaran yang dapat saya petik dari hari Sabtu-hari Sabtu yg sudah saya lewati adalah, malam minggu itu tidak harus jalan-jalan ke mal dengan pacar, atau nonton di bioskop. Tidak harus mengeluarkan banyak budget untuk ritual malam minggu. Jika pacar tidak bisa hadir pun, rasanya tidak perlu didramatisir yah galaunya, hihihi. Semuanya akan indah jika kita bisa menikmati hari yg kita lewati. Sekalipun hanya makan telur dadar buatan sendiri, kan yang penting bisa makan berdua pacar? :D atau baca buku bareng :)

Maka mulai sekarang, belajarlah untuk menikmati hari-hari yg kamu lewati. Belajarlah untuk menerima apapun yg terjadi pada hari-hari yg kamu lalui. Tidak perlu berharap lebih, suatu hari kebahagiaan akan datang tepat waktu. Don't worry, be Happy, Girl :D

4 Juni 2013

Saat Jenuh Kuliah, Mari Jalan-Jalan

Ada kalanya saat perkuliahan berjalan terus menerus, kejenuhan itu datang menghampiri. Ya seperti sekarang. Saya sedang masa UAS, tapi kejenuhan itu justru datang. Rasanya agak kurang tepat. Sebab sangat bahaya sekali jika rasa tak semangat belajar hadir justru saat minggu-minggu tegang untuk mencari nilai demi tanda kelulusan. Fiuh.

Akhirnya, sebagai mahasiswa yang tidak mau menyia-nyiakan jatah membolos, pergilah saya bersama.. ehem, pacar, ke daerah Puncak. Gak tanggung-tanggung ye kabur kuliahnye.. hahaha #ketawasetan

Perjalanan yang mendadak itupun berhasil sampai tujuan. Kami bisa menikmati indahnya hidup dengan cara melupakan sejenak tugas-tugas dan kepentingan lainnya yang ada di Jakarta. Kami menghirup udara pegunungan sepuas-puasnya seakan-akan takut gak bisa merasakan kesejukan udara di sana.

Kunjungan kami kali ini ke Curug Cilember, Puncak, Jawa Barat. Curug Cilember merupakan tempat wisata air terjun dengan keindahan alam yang gak akan pernah bisa kita temukan di Jakarta. Untuk menikmati percikan air terjun saja, kita harus mendaki bukit demi bukit, medan demi medan seperti naik gunung! Untung saja hari itu saya sedang gak pakai high heels atau wedges atau sepatu berhak tinggi. Tapi justru sepatu butut hadiah ulang tahun 2 tahun lalu. Saya gak bisa membayangkan bagaimana jadinya kalau saya pakai sepatu cantik itu, wkwk-

Ah, sialnya hari itu kami gak ada persiapan sama sekali untuk bawa baju ganti. Kalau saja tahu akan berkunjung ke tempat penuh dengan air seperti ini, kami pasti bawa baju ganti. Hahaha.

Syukur-syukur, udara di sana jauh dari polusi. Airnya pun jernih, dingin, sejuk, menyegarkan *oke, lebay*. Tapi yang sangat disayangkan, di mana-mana masih saja ada sampah. Bahkan di daerah tertinggi pun saya masih menemukan botol air minum ataupun plastik makanan ringan. Yang paling menakjubkan lagi, ternyata ada tukang sampahnya loh di tempat itu. Ini bukan tukang sampah biasa, tetapi tukang sampah yang membersihkan tempat seperti gunung. Gilak gak tuh, ckck. Dia harus turun naik gunung demi membuat "gunung"nya bersih, Men.

Oke, guys, inilah sedikit cerita yang bisa saya bagikan. Dan, beberapa potret foto yang bisa saya tampilkan hasil kenang-kenangan berkunjung ke Curug Cilember. Kapan-kapan, saya akan ceritakan perjalanan saya ke Jogja. Oke? hihihi.

nah, cantik bgt kan kostumnya mau naik gunung? tsk-

Lihat deh medannya, itu nanjaknya ampun-ampunan -,-

Paling atas nih, auuuusss~

Yes, sampai juga akhirnyaaaaa :D
Kebahagiaan pacar saya :")

Abadikan dulu deh kemesraan ini~ Janganlah cepat berlalu~
Celup-celup kaki dulu deh :p

Makan siang :D

Foto favorit :)

I will miss you, Curug :")

Sepatu butut saya :p

ini loh snack yg menemani perjalanan kami 
Sampai Jumpa Lagi!
Semoga kita bisa bertemu di cerita selanjutnya yah teman-teman :D Terima kasih sudah mampir dan berbagi pengalaman :D

8 Mei 2013

Perpisahan

hai.
kondisi saya saat ini sedang mengantuk parah akibat menyelesaikan tugas sampai jam 1 dini hari malam tadi. mengantuk, membuat ingin cepat-cepat sampai rumah dan membalas dendam tidur semaleman. tapi apa daya..
saya masih di kampus, duduk di taman payung gedung 1 kampus ditemani leptop kesayangan saya, harta saya satu-satunya yang saya punya dan sayang.
kemarin, BB saya hilang. itulah sebabnya saya katakan bahwa leptop adalah satu-satunya harta yang saya punya dan sayang. tanpa leptop, saya bisa gila... kembali seperti jaman dulu, jaman purba waktu saya gak punya leptop, gak bisa nulis seperti sekarang kapanpun di manapun.
saya sudah kehilangan BB kesayangan saya, hadiah dari papa 6 bulan lalu. belum ada satu tahun punya BB, tapi sudah harus berpisah karena kecerobohan saya.
serius.
saya gak nyangka kalau saya akan mengalami hal ini juga: kehilangan!
sekarang baru terasa, saya sedih. saya nelangsa. saya (sedikit) trauma. dan saya takut.
itu semua gara-gara BB. aneh? memang. masalahnya, BB itu yang membuat saya bisa menghasilkan uang, BB itu yang nemenin saya kerja dan berinteraksi dengan pelanggan. sekarang tanpa BB... rasanya kesepian :'(
BB ku sayang, BB ku malang..
kamu baik-baik yah di sana. semoga yang menemukanmu orang yang lebih baik dari aku. rajin beliin kamu paket BB tiap bulan, gak telat ngechrage kamu, dan gak kasar memperlakukanmu.
semoga kamu bisa lebih baik dengan pemilikmu yang baru.
saya ikhlas.. bismillah.. semoga ujian ini membuat saya bisa belajar lebih hati-hati dan nggak ceroboh: seperti meninggalkan HP di atas display buku di toko buku, demi mencari uang 1500 rupiah. itu hal konyol!
hiks..

hai.
kondisi saya saat ini sedang galau. galau ditemani hujan yang baru saja reda. galau mendengarkan lagu perselingkuhan yg berakhir perpisahan. tapi saya bukan galau gara-gara saya selingkuh ya!
saya galau karena saya ngantuk dan kangen BB saya...


---sekian---

31 Maret 2013

Blue, Twilight, and Cluody

kapan yah terakhir kali ngepost? lupa. aniway hari ini gue mau nulis tentang perjalanan gue bareng wisky beberapa waktu lalu, hingga akhirnya kami menemukan sebuah harta karun. hehe

suatu sore, sepulang kelas Religi Jawa, wisky yang tadinya mau kumpul rapat eh gak jadi. sungguh senangnya hatiku karena sepanjang kelas Religi Jawa, harapan gue bisa jalan-jalan sore bareng doi sepulang kuliah. finally, berhasil berhasil, horay!

seperti biasa, gak pernah ada tujuan mau ke mana saat memutuskan untuk pergi dari kampus secepatnya. kami tinggalkan semua beban-beban kuliah di kampus tercinta, lalu meluncur menyusuri kota Depok yang....gersang. sedih deh, makin ke sini Depok makin gak punya pohon. kalau sing nih, deuuuuh, kulit wajah rasanya kayak kebakar. panas banget! beda banget deh jalanan yg ada di lingkungan kampus UI dengan yang di luar. di UI kan banyak pohon tuh, kalo di luar UI mah boro-boro pohon. gedung doang isinya. ck

kebetulan banget hari itu lagi agak-agak mendung. jadi gak begitu panas. motor wisky meluncur hingga akhirnya memasuki kawasan Citayem. iseng-iseng (seperti biasa), kami telusuri jalan-jalan yang belum pernah kami lewati sebelumnya. eh sampe-sampe di belakang stasiun Citayem.

keluar dari daerah situ, niatnya mau ke Situ Citayem. apa daya malah gak nemu. eh ketemu-ketemu justru sebuah tanah lapang yang BEGITU LUAS. gue menyebutnya padang ilalang Citayem. luasnya berhektar-hektar kayaknya. ada perkebunan melon dan semangka juga di situ. tapi sayangnya, tanah di sana bikin mata kelilipan terus. soalnya banyak motor yang lalu lalang dengan kecepatan tinggi, bikin ngebul! wusss~

well, inilah sedikit cuplikan kenang-kenangan yang kami dapat di sana. narsis dikit ah... :p

Salah Satu Sudut Padang Ilalang Citayem
Backgroundnya perkebunan semangka loh :O
Gak di mana-mana, pasti ada sampah -,-
Muka bete karena kecapekan :(
Antara Mendung dan Senja
Uniknya, di sana gue menemuka gapura.
tapi lebih tepatnya bangunan yg gajadi dibangun.
Foto dulu ah berdua sebelum bergegas pulang :D
Senang rasanya bisa foto-foto di sana. foto di padang ilalang ini merupakan foto keempat kalinya yang pernah gue lakukan dalam situasi dan lokasi yang berbeda. udah sejak SMA gue suka foto-foto dengan background padang ilalang. meskipun hanya kamera handphone...
ya boleh lah yah kalau ada yang pengen foto-foto di padang ilalang dan butuh model, gue siap :D
hahaha!

Sampai jumpa di cerita berikutnya yah :)



Clothes by Kinne Clothes
Hijab, jeans, shoes by owner collection
Fotografer by Lovely Rizky Ramadhani
Location at Padang Ilalang kecamatan Bojong gede,
dekat Stasiun Citayem

23 Maret 2013

Surat Cinta untuk Mochi :)

dear mochi,

hai, apa kabar? semoga kamu selalu baik-baik saja. meskipun rasanya, kamu memang akan selalu baik-baik saja di sana. sebab tak ada tempat terbaik lainnya untukmu selain tempatmu sekarang.

mochi, tahukah kamu? sepertinya aku merindukanmu. ya, bukan sepertinya lagi. tapi aku memang kangen kamu pagi ini. atau karena mimpi semalam makanya aku merindukanmu? semalam aku bermimpi bertemu dengan seorang pemuda yang ternyata mengidap kanker, sepertimu.. wajahnya yang tak biasa, pucat dan lesu.. sedikit mengutupi ketampanannya. meskipun senyumnya tetap senyum terbaik yang pernah dimilikinya dan kulihat... mungkinkah itu sosok menyerupaimu? mungkinkah itu bayangan seperti apa dirimu dulu? mungkinkah.. mimpi itu ingin menunjukkanmu saat kau terbaring tak berdaya?

mochi, ingat dengan perkenalan pertama kita hingga akhirnya kita akrab satu sama lain? kelas 3 SMP waktu itu, menjelang perpisahan sekolah, Bu Mirda memilih kita sebagai anggota vocal group untuk acara perpisahan nanti. latihan selama beberapa minggu setiap hari, membuat aku dan kamu akrab. ada tawa canda yang saling mendera di perpustakaan kecil sekolah kala itu.. ada senyum sapa di setiap sudut bangunan sekolah kala kita bertatap di jam istirahat.. masih ingatkah kamu akan kenangan itu?

sejak itu, aku mengenalmu. mencoba mengenalmu lebih dekat, lebih akrab. layaknya baru mengenal teman baru. senang rasanya. ada obrolan yang terus berlanjut, hingga akhirnya acara perpisahan sekolah pun tiba. dan aku sakit.. tak bisa mengikuti acara, hanya berdiam di kamar. dari jendela kamar penginapan, aku memperhatikan penampilan kalian di panggung. sangat meriah.. sayang aku tak bisa ikut meramaikan..

mochi, tidak ada yang pernah bisa menyangka bahwa hari perpisahan sekolah waktu itu, memang hari-hari terakhir aku bisa dekat denganmu, menyapamu, ngobrol denganmu, atau sekedar melihatmu dari jauh. dan kupastikan kamu adalah pemuda yang sehat, kuat, tangguh, dan penuh semangat.. sejak kita pisah SMA, aku mulai jarang mendengar kabarmu. yang kutahu, ternyata teman sekelasku ada yang mengenalmu juga. namanya Munir. pasti kamu kenal. kan? aku juga samar-samar mendengar kabarmu lewat Fitri dan Ayu. senang bisa mendengar kabarmu sehat-sehat saja di sana.

tapi mochi, begitu aku mendengar kamu masuk rumah sakit, sejujurnya aku gak percaya. aku hanya bisa berdoa semoga kamu cepat sembuh dan penyakitmu memang benar-benar hanya penyakit biasa. hanya butuh opname sebentar. tapi... huff.. (speechless).

mochi, aku kangen kamu.. aku kangen kamu, kangen kamu..
maafkan aku yang tak sempat menjengkumu di rumah sakit saat kamu dirawat waktu itu..
maafkan aku yang tak sempat mengucapkan ulang tahun di tahun terakhirmu bisa menikmati tanggal 30 November waktu itu..
maafkan aku yang tak sempat menanyakan kabarmu ataupun menghubungimu sejak kita sama-sama masuk SMA..
maafkan aku atas semua perlakuan dan kata-kataku yang tak berkenan di hatimu..
di sini.. aku selalu menangis dan teriris jika mengingat semua hal yang tak sempat kulakukan padamu..
jika waktu bisa diulang.. aku ingin menjengukmu, menengokmu, melihat wajahmu yang selalu ganteng sekalipun dalam keadaan sakit, mengucapkanmu selamat ulang tahun, semuanya... maafkan aku...

di antara aku dan kamu, tak pernah ada yang tahu mengapa Tuhan memisahkan kita secepat ini. mengapa Tuhan mengenalkanmu padaku di waktu yang begitu singkat.. aku selalu bertanya-tanya mengapa penyakit leukimia itu harus kamu yang mengidap? sementara yang kutahu kau adalah pemuda yang sehat, semangat, ceria, dan penuh dengan impian dan cita-cita...

aku teringat mimpiku semalam,
aku datang ke dalam sebuah kamar, memanggil sebuah nama dengan riangku, kau menoleh dan tersenyum, sesegera mungkin kupeluk dirimu penuh rindu... aku menangis di bahumu seakan tak ingin berpisah. aku terisak dalam pelukan seakan tak ingin kau pergi begitu saja.. pelukan itu mungkin tanda bukti bahwa aku sangat-sangat merindukanmu... sangat kangen... sangat ingin menyentuhmu dengan begitu nyata.

mochi,
semoga surga Tuhan selalu menjadi tempatmu yang paling indah. semoga keberadaanmu di sana bersama ayahmu selalu dipenuhi dengan kebahagiaan yang tak terbatas. semoga doa-doa dari para teman-teman dan sahabat-sahabatmu selalu menyertai langkahmu di sana. dan semoga kasih cinta ibu dan kakak perempuanmu selalu tercurhakan untumu dan ayahmu...

mochi,
terima kasih sudah hadir ke dalam mimpiku semalam untuk yang kesekian kalinya. terima kasih atas perkenalan yang singkat tetapi meninggalkan kehangatan dan kerinduan yang akan tetap ada sampai kapanpun. terima kasih atas pertemanan ini.. terima kasih atas pertemuan yang tak terhitung jamnya, membuat hari-hariku terlukis oleh satu kisah tak bernama, kisah yang akan selalu dikenang..

mochi, mochi, mochi..
kamu akan tetap selalu ada dalam ingatan dan hati kami sahabatku, M. Fikri Ferdiansyah :)

20 Maret 2013

Bergandengan Tangan = Aku + Kamu

sebelum melanjutkan baca post ini, coba jawab dulu pertanyaan saya. kamu punya pacar? kamu pernah punya pacar? kalau kamu (pernah) punya pacar, berarti kamu gak akan kesulitan untuk mengerti saat membaca post ini. lalu, yg jomblo bagaimana? jangan kuatir, mblo, post ini juga boleh dibaca oleh para jomblowan dan jomblowati dari komunitas jojoba, kok :)

saya rasa, sekalipun jomblo, pasti kamu pernah merasakan bagaimana rasanya tertarik, kagum, naksir, suka, sayang, dan cinta dengan seseorang, kan? meskipun ada yang di-PHP-in atau malah "gak dapet" sama sekali alia ditolak. tetapi, bukan itu yang akan dibahas di sini, kok. sebelum lanjut, coba jawab, kamu pernah bergandengan tangan dengan pacarmu atau orang yang kamu suka? :)

jika pernah, apa yang kamu rasakan? jika tidak pernah, tetapi kamu pernah melihat sepasang kekasih atau dua insan manusia bergandengan tangan, kan?

guys, pernah gak sih kalian berpikir, sebenarnya buat apa ya cewek sama cowok memutuskan untuk bergandengan tangan? kamu sendiri, kenapa menggandeng tangan pacarmu? atau memutuskan untuk memberanikan diri menggenggam jemarinya saat berjalan berdampingan? padahal yang kamu gandeng bukan pacarmu, hanya orang yang kamu suka. atau malah, pacar orang lain.. (yang terakhir jangan ditiru, hehehe).

nah, ini dia nih yang sempat ditanyakan sama pacar saya waktu kita lagi jalan di menuju parkiran Depok Town Center berniat pulang setelah makan spageti di McD. gara-garanya waktu kita lagi jalan--tanpa gandengan--melihat di depan kita ada pasangan yang gandengan tangan. tercetuslah pertanyaan aneh dari pacar saya, katanya, "Ra, menurut kamu, kenapa sih orang pacaran itu gandengan tangan?".

kalau kalian, jawab apa?

saya pribadi punya jawaban tersendiri untuk menjawab pertanyaan itu. sebab, setelah diresapi, ternyata ada banyak makna loh mengapa pasangan kekasih atau pasangan teman tapi mesra itu bergandengan tangan. yuk, simak sama-sama :)




pertama, naluriah.
yang namanya naluri itu sudah pasti ada dalam diri manusia bahkan sejak lahir. apalagi bagi orang-orang yang sedang jatuh cinta, ada gejolak-gejolak dalam diri mereka yang membuat mereka melakukan hal-hal tanpa sadar, tanpa rencana, tanpa prediksi. naluri itu, kan, insting. instingnya orang yang sedang jatuh cinta, salah satunya adalah adanya dorongan atau keinginan untuk menyentuh, mengenggam, bahkan menggandeng tangan orang yang disukainya. terkadang kesadaran mereka akan perbuatan tersebut justru saat semuanya sudah terjadi, sudah lewat. entah itu disadarkan dengan cara si kekasih balas menggenggam jemarimu, atau malah melepasnya (mungkin karena malu, hihi).

kedua, ada rasa aman dan terlindungi.
saya sebagai cewek, merasakan sekali poin yang kedua ini saat kekasih saya menggandeng tangan saya. biasanya saat sedang menyebrang atau berjalan di antara kerumunan banyak orang seperti di terminal atau pasar. cewek, memang makhluk yang butuh perlindungan sedangkan cowok, makhluk yang tangguh melalui rasa aman yang diberikan. percaya deh, ada 'power' yang mengalir saat akhirnya kedua tangan disatukan. dulu, ada pengalaman saat saya dan kekasih masih pedekate, belum jadian. suatu hari, saya terkejut saat akhirnya ada sebuah tangan menggenggam erat tangan saya ketika menyebrang jalan raya. saya hanya tersenyum saat menyadari hal itu, sementara ia terus menggandeng dengan kepercayaan diri yang kuat. sampai akhirnya kita tiba di seberang dengan senyum malu dan salah tingkah. sejak saat itu, saya merasa bahwa cowok seperti inilah yang saya butuhkan, yang mampu memberikan rasa aman dan perlindungan.

ketiga, simbol kepemilikan.
kamu pasti sering melihat banyak pasangan yang bergandengan tangan di tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, taman wisata, bahkan kampus. apa yang terpikirkan pertama kali saat melihat pemandangan itu? yang paling sering muncul adalah opini batin seperti "pasti mereka pacaran", baru disusul dengan opini batin lainnya seperti "sejak kapan pacaran?", "itu pacarnya?", "kok serasi ya?", atau malah "kok pacarnya jelek, sih? gak cocok." (sadiiiisss.. siapa tuh yg pernah ngomong gitu? coba ngaca bareng pacar, hehe).
ada simbol "merasa memiliki" saat bergandengan tangan. saya pribadi sih, hobi banget gandeng tangan kekasih saat jalan-jalan, di mana pun tempatnya. untuk apa? untuk menyiratkan bahwa ada status kepemilikian di antara kami berdua. saya rasa, kamu, kalian, bahkan orang lain pun akan setuju dengan poin ini. kalau gak merasa memiliki sih, ya buat apa gandengan tangan? kalau orang yang disuka atau pacarnya hilang digandeng orang lain sih, ya mereka gak akan merasa kehilangan karena gak menggandeng. hal itu karena belum adanya rasa memiliki di antara keduanya atau salah satunya. coba lirik di sebelahmu, ada kekasih yang berharap digenggam tangannya olehmu... :)

keempat, suasana romantis.
romantis gak harus makan berdua pakai lilin di pinggir pantai, kok. cukup dengan duduk berdua atau jalan bareng di sebelah kekasihmu, lalu genggam jemarinya perlahan. tak berapa lama kemudian, rasakan detak jantungmu. ada perubahan? semakin cepat? lalu beranikan diri tatap kekasihmu. dan rasakan sensasinya :)





semoga, setelah membaca post ini, ada banyak hati yang tak lagi merasa takut untuk menggenggam tangan kekasihnya. ada banyak hati yang merasa aman dan romantis begitu jemarinya digenggam erat. semoga, banyak para jomblo yang akhirnya mengakhiri status kejombloannya, hihihi..

see you next :3



Clothes: 
owner collection
Place:
1. Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan
2. Auditroium gd. 4 FIB UI (Apresiasi KMSJ FIB UI)
Fotografer: 
Nurani Dewi and Zenny Rahmawanti

16 Maret 2013

Salem in PBJ UI 2012

waktu menunjukkan pukul 1 dini hari dan gue belum kepingin tidur. pacar baru sampe rumahya setelah menempuh perjalanan yg melelahkan dari Garut ke Depok. well.. sekarang kayaknya dia ketiduran, sms ku tak dibalas-balas. hiks..

jadi, malam ini mau post keceriaan pas acara Pekan Budaya Jawa UI 2012 sekitar bulan November tahun lalu. waktu hari pertama, semua panitia diwajibkan memakan kebaya (cewek) dan kemeja (cowok). lagi-lagi, keluar deh kebaya yang dibuat khusus wisuda SMA 2 tahun lalu. kebetulan banget gue sengaja pake kebaya warna cream/salem ini supaya bisa senada dengan kemeja wisky. tapi.. pas difoto, ternyata warnanya serupa tapi tak sama hehehe..

bermodalkan keahlian zenny dalam mengaplikasikan jilbab, jadilah hari itu moment para hijabers bergentayangan di FIB. karena semua panitia yg cewek berjilbab, jilbabnya 1 model semua. hasilnya, beautiful :3

with Ken Kinasih

with my friends: Winda Tiswati, Zenny R, Marina Dwija, Galuh S, and me.

ini hasil jepretan Asti Diautami loh

kalo ini.. with my R <3

kebaya and hijab paris by own collection (me), kemeja Alisan (Rizky)
pink wedges by St. Yves
fotografer by Asti Diautami and Arie Tursino
location at Auditorium Gedung 9 FIB UI

12 Maret 2013

Deskripsi Naskah Kuranta Bolong, Kode AH. 22

Deskripsi Naskah Kuranta Bolong, AH. 22

Naskah dengan nomor koleksi LT 169 ini telah tercatat dalam Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara, Jilid 3A, Fakultas Sastra Indonesia. Naskah ini tercatat dengan judul "Kuranta Bolong", beraksara Bali dan berbahasa Jawa Kuna. Alas tulis yang digunakan adalah lontar. Sampul naskah ini berbahan dasar kayu, di bagian sampul depan maupun belakang. Sampul naskah berukuran panjang 45 cm dan lebar 3,2 cm. Warna sampul naskah ini yaitu warna cokelat tua selayaknya warna kayu pada umumnya. Pada bagian sisi kanan sampul depan terdapat sebuah tulisan aksara Bali yang dibaca "kuranta" sedangkan pada bagian sisi kiri terdapat tulisan beraksara latin berupa "Kuranta Bolong Kelangkung" yang ditulis di kertas putih menggunakan pensil. Kertas putih itu di tempel di bagian sisi kiri sampul depan tersebut. Diduga kemungkinan besar bahwa "Kuranta Bolong" merupakan judul dari naskah ini.

Banyaknya halaman naskah ini yaitu berjumlah 37 halaman atau lempir. Jilidan naskah ini pun dalam kondisi baik. Lempir demi lempir naskah ini disatukan dengan cara bagian tengahnya dibolongi untuk jilidan. Jilidan naskah ini berupa tali putih yang dikepang--semacam tali tambang kecil--dengan kondisi yang sama baik.

Apabila sampul depan naskah ini dibuka, tampilan pertama yang terlihat yaitu sebuah lempir bertuliskan (       ) atau biasa disebut dengan kelopak naskah. Begitu lempir selanjutnya dilihat, terdapat teks dengan nomor lempir pertama atau halaman pertama. Ukuran alas tulis naskah ini yaitu panjang 44,9 cm dan lebar 3,2 cm. Ukuran ini nyaris seukuran dengan sampul naskah. Tiap lempir berisi teks dengan jumlah 4 baris teks. Blok teks berukuran 38,5 cm x 3 cm. Setiap helainya, lontar ini diberi tanda A dan B pada sisi yang berlawanan. Pada sisi kiri dan kanan tiap helai lontar diberi garis tepi berwarna hitam. Keseluruhan, naskah ini berjumlah 19 helai.

Pada lempir B (       ) terdapat coretan karena adanya kesalahan tulis. Sebanyak dua gambar juga muncul pada lempir A (         ) dan B sedangkan pada halaman (           ) dan (           ) terdapat kerusakan mekanis bagian bawah teks. Kemungkinan sentuhan fisik yang menyebabkan adanya keretakan pada lempir ini, seperti patah dalam ukuran kecil. Halaman (            ) A dan B terdapat garis bantu pada tiap baris teks. Sementara itu, pada lempir terakhir naskah, hanya terdapat dua barus teks saja. Warna teks yaitu hitam, kemungkinan ditulis menggunakan pengutik dan dalam kondisi baik sehingga masih dapat dengan mudah dibaca. Kecuali pada sampul naskah, judul ditulis menggunakan pensil. Isi teks berbentuk prosa. Dalam naskah tersebut, tidak terdapat keterangan yang jelas terkait asal-usul naskah maupun penyalinan naskah.

Ngalembana Tiyang Estri

Sanadyan ngubengi saindhenging jagad, lelana njajah nagara, ngubengi gisiking segara, munggahi puncak gunung, nlasak alas gung liwang liwung, lan ngudhuni jurang trebis, mokal tinemu (wanita) kang madha rupa karo (sliramu) sira pupujaningwang. Mbokmenawa ing dhasaring bumi, ndhuwuring langit, lan sajroning segara, ananging ora ana sing ngerti. Sanadyan pangiraku ing tribuwana, anaa sing madha sliramu, tetep ngeresepake ing ati anggonmu sumeh. Milane para Hyang ngutamakake para wanita ing bumi kang badhanipun sedheng sedhet, anggone lelewa milangoni jalaran dhemes lan sembada anggonmu tumindak. Kayadene tansah ngumala lan gawe merak ati, sarta pitutur kang manis gapyuk, tumindakmu kang sigaraning nyawa. Juwawut geng kang salaga, pari kudu sun ngengeri*. 

Meskipun berkeliling ke penjuru dunia, menjelajahi banyak negara, menyusuri tepi pantai, mendaki puncak gunung, menerobos hutan rimba, dan menuruni jurang tanpa batas, mustahil kutemukan (wanita) sosok yang serupa dengan(mu) pujaanku. Barangkali di dasar bumi, di atas langit, dan di dalam samudra, tak ada yang mampu mengerti. Meskipun dugaanku pada tiga dunia, akan ada yang serupa denganmu, tetap murah senyummu yang paling berkesan dalam hatiku. Oleh karenanya, para Dewa mengutamakan para wanita di bumi yang perawakannya sesuai, dalam bersikap ia buat mempesona, sebab serba pantas ia berperilaku. Seperti selalu bersinar dan menarik hati, serta kata-kata yang manis dan memikat, tingkah lakumu bak belahan jiwa. Juwawut geng kang salaga, pari kudu sun ngengeri*.

Catatan: (*) Kalimat berikut merupakan wangsalan dengan makna tersendiri, tidak bisa diartikan dengan bahasa Indonesia secara gamblang atau pas.